between dream, work, and happiness


Berat banget tapi harus kujalani, meski badan tetap kuat dan tegar, kadang emosi sedang up and down.. aku terus berusaha untuk tidak mengeluh, trus aja kujalani apa yg ada, selama badan ini sanggup menghadapi nya.. mentalku lom terbiasa buat menerima hal ini, kadang streess datang tiba2, emosi naik turun seketika pas banget saat haid dtng pun emosi makin labil, kadang depresi dadakan, mendadak mules bahkan nangis tiba2, menata hati dan pikiran itu berat sekali.. bahkan untuk belajar naek motor saja harus nya bisa jadi ga bisa karena feeling ku terlalu lemah..

udah beberapa hari kerja sejak 10 juni lalu, makin hari makin banyak kerjaan, satu persatu diselesaikan, mesti kadang aku masih bingung dengan dunia yg baru ini, tetap saja dijalani. menghibur sendiri, kadang ya ngguyu (ketawa) sendiri . ada yang suka diajak bercanda kadang ada juga yg terlampau serius soal pekerjaan. tetap diusahakan selalu tertata dan profesional tidak sembarangan.. apapun itu aku kerjakan masih sinau jadi harap maklum, kadang salah suka di tegur/diberitahu. its okay.. karena memang kondisinya sekarang aku memang zero experiences.. jadi masih sadar diri dengan kondisi..

tiap hari ga ada kata untuk tidak belajar. apapun itu tidak paham/mengerti harus bertanya, aku selalu diajarkan suami.. mending kita akui kalo diri ini tidak bisa, dan bertanya ketimbang mengaku bisa dan mengerti berujung susah nantinya.. semua hal yg diceritakan suamiku padaku, aku terapkan di kantor ku sekarang ini.. apa yg diperbolehkan apa yg dilarang, caranya kerja teratur tidak sembarangan, gimana cari potensi supplier, mengandalkan koneksi yg kita punya.. kalo kurang, ya ditambah lagi..

Belum genap sebulan, aku sedikit banyak susah mengatur waktu istirahat, kadang lupa makan, tidur kurang.. diluar jadwal kerja aku diajak tenis bareng oleh kerabat. tentu saja kesempatan ini tidak ku buang sia2. meski jadwal nya rada bentrok sama jadwal kerja, tetap saja dicoba.. karena motto ku.. gagal gapapa, yg penting sudah mencoba.. klo ga mencoba kita ga bakalan tau hasilnya. jadi merasa tubuh selalu fit. hanya saja mentalku memang sedang susah diajak kompromi. aku hajar saja jadwal tenis tiap rabu dan jumat malam itu..

pertama x latihan, keesokan harinya badan ga berasa sakit namun lusa nya badan baru berasa sakit sekali, lengan ga bisa diangkat, kaki susah jalan namun jadwal berikutnya ga mau terlewat. dengan kondisi sedikit sakit, kupaksakan ikut lagi jadwal tenis. tentu saja tidurku juga ikut ngalong.. namun kali ini badan ku sudah mulai terbiasa.. namanya juga ga pernah olah raga, jadi harap maklum. punya niatan mengubah pola hidup, dari segi makan, olahraga, sampai jadwal tidur.

namun akhir2 sedikit sulit. karena kondisi kurng tidur ditambah akhir2 ini pikiran ku sedang kacau, bisa dibilang setengah depresi.. mau ga mau harus break sebentar jadwal tenis, jadi kuambil jadwal hari jumat, meski badan belum KO, aku tetap peduli sama tubuh ku, karena kalo sampe terjadi apa2, bojoku disana nanti disana jadi ga tenang. aku justru jadi ikut kepikiran yang ngga-ngga

makanku sekarng sudah tak senafsu kmrn. badan makin kurus malah bikin bentukan nya makin ga karuan.. jeans yg dulu sudah tak muat, skrng muat lagi.. haha keputusanku untuk tidak beli jeans ternyata berguna juga.. skrng justru beberapa celana kerja yg baru dibeli beberapa minggu lalu malah kebesaran..

Belum genap sebulan berat badan ku menurun drastis ini salah satu faktor pikiran ku makin ga jelas.. suamiku senang badan ku berisi dan banyak makan, tapi sekarang makan satu centong pun sudah kenyang.. yang dulu nya paling anti sama kantong mata sekarang sudah mulai menampakan wujud dibawah mata, wah jadi makin repot perawatannya

apapun keadaan sekarang tetap dijalani, aku tidak memaksakan diri untuk gemuk, yg penting badan ini tetap fit ga mudah sakit… aku ga maksakan mukaku tetap bersih cantik, tanpa jerawat. dan kencang seperti dulu layaknya aku selalu tampil cantik depan suamiku, yg penting trus dirawat seadanya.. yg kupikirkan saat ini bukan hal semacam itu. aku ingin buktikan pada suamiku disana aku bisa mewujudkan smua impian yang pernah terucap berdua..

semangat untuk ku, semangat untuk semua yang mengalami hal yg sama dengan ku..

you can cry as long as you want, but make your grief always unique and strong..

fighting..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s