The Greatest Husband


Terlalu banyak cerita yang sudah di ceritakan tentang kami berdua dalam tulisan di blog ini, mulai sejak pertama kali ketemu, pacaran, impian untuk menikah, sampe akhirnya kita bisa menikah, dan sempat mengimpikan seorang putra.. namun takdir berkata lain.. kucoba kuatkan dan hapus air mata saat menuliskan kata tiap kata.. mengungkapkan semua isi hati dan pikiran.. memaknai kehidupan yang seudah diberikan suamiku untukku.. berharap sedikit meringankan kedukaan dalam diri..

Seperti cerita cinta satu Malam, waktu begitu singkat, namun sangat bermakna dalam, kami berdua memaknai hidup apa adanya, tanpa kemunafikan, kebohongan atau pun memaksa diri harus ini dan itu, hanya saja seiring waktu kami terus berjuang buat menggapai impian kita bersama, justru aku bersyukur dan berterimakasih sekali meskipun dengan waktu yang sesingkat ini, aku sudah bisa merasakan semua hal yang indah-indah, yang bisa membuatku amat teramat bahagia meski dalam waktu 7 tahun belakangan..

Cinta, terlalu klise jika di artikan dengan kata-kata, apa lagi cinta sejati, abadi “ah bullshit” . cinta itu bisa diartikan sejuta makna, tapi bagiku padanya.. itulah cinta yang sebenarnya.. dia, Sony surya kusuma memberikanku cinta tak terhingga sampai maut memisahkan kami berdua.. “semoga kamu terus mencintaiku ya pa”

Cinta tak perlu melulu pada saat pandangan pertama, cinta tak harus muncul dengan syarat harus punya harta, Cinta yang tulus sulit didapatkan dan ini kesempatan sekali seumur hidup untuk ku.. Selama 7 tahun aku bersamanya, Banyak hal yang terjadi, dari keterpurukan hingga kebahagiaan, memulai semua dari Nol, hingga sekarang dia suamiku  mengajarkan aku banyak hal.. aku memandangnya sebagai Kakak, sahabat, pacar, guru, pengawal, dokter, suami, dan apapun itu selama masa hidupnya.
Cinta ku padanya apa adanya, aku terima segala kekurangan yang dirinya sendiri rasakan, begitupun dia, aku tidak menuntut cintaku banyak syarat untuk mencurahkan rasa sayangku dan cintaku padanya karena aku sudah jatuh cinta.

Masa lalu nya yang penuh inspirasi, kekurangan nya tak satupun membuat aku rugi, susah, ataupun nelangsa.. karena aku mencintai dirinya tanpa satu pun syarat.. begitu pun juga dia.. kita susah senang bersama susah pun sama-sama, kita tak pernah menuntut harus ini dan itu,, kita berjuang sama-sama, menikmati hasilnya pun sama-sama, meski kadang kami pun juga  manusia, sifat ingin dimanja, selalu ingin diperhatikan, bahkan mencoba untuk selalu sempurna dimata seseorang dicintai, itu smua adalah cinta….

Sony, Suamiku adalah sosok suami sempurna dimataku, hingga napas terakhirnya pun dia masih memberikan aku angka favorite kita yaitu 13. mungkin diantara 1juta laki2 didunia ini yang seperti dia, dimataku dia adalah sosok lelaki yang sangat sempurna untukku..dia penyemangat hidup bagiku, dia selalu ada jika aku membutuhkan kasih sayangnya, dia seorang guru yang mengajariku apapun tentang arti kehidupan, dia juga bisa jadi seorang dokter psikolog menerima segala jenis curhatanku dan selalu menasehati pikiran dan perasaanku mengajariku hal yang patut dilakukan, dia juga seorang asisten koki yang selalu siap menemaniku tiap kali aku masak, dia adalah seorang pemimpin yang siap mengajak orang2 sekitar ikut merasakan kebahagian, Dia seorang Pembantu yang siap membantu tanpa mengharap imbalan, Dia juga seorang lelaki yang setia, penyayang dan perhatian. Dia selalu mengulurkan tangannya untuk membantu setiap orang yang membutuhkan bantuan sesuai kemampuan nya..

DSC_0805

Selama dia bersamaku, dia selalu memujiku, apapun bentuk kesuksesan yang pernah tercapai selama bersama dirinya.. Tiap kali aku sukses memasak resep baru, dia selalu bilang masakanku enak, dan keesokan harinya dia memintaku masak lagi menu yang sama 7 hari berturut-turut

Sering Tiap kali aku dandan, sukses memakai eyeliner, maskara atau semacamnya, dia terus memandangi aku dan memuji aku cantik, terus menggodaku, memandangi aku lama, seperti jatuh cinta pada pandangan pertama..

Tiap kali jalan keluar rumah, Kugandeng trus lengan nya, seperti pasangan pertama x pacaran, ato pasangan suami istri baru menikah.

Dia selalu menyuapi aku makan, selalu mngingatkan aku untuk makan, karena dia tau tiap kali aku sibuk dengan keyboard ato pesanan di hape, dia tidak pernah mengeluh untuk menyuapiku makan, kadang saat kami direstoran dan menu yang dia pesan enak, dia menyuapiku dengan senyuman “bell palsy” nya.

Kemana pun tiap kali berboncengan Motor Dayang, hingga pakai motor Beat, aku selalu memeluk nya dari belakang, kusandarkan daguku dibahu kirinya, Spion Kiri selalu kuhadapkan ke wajahnya.. Sambil bercerita, berbicara masalah kantor, dan impian-impian kita

Tiap kali aku sibuk memasak didapur, ada yang selalu menunggu masakan ku jadi.. siap membantu menyajikan masakan yang sudah dimasak diatas piring, ditata dengan rapi, meskipun cuma lauk tempe tahu sekalipun. ditawarkanya masakan ku ke ibunya.. Diambil poto masakanku, dan selalu dia sharing di facebook berkomentar tentang apa yang sudah aku masak.. tak pernah aku lupa menanyakan “gimana rasanya?” “udah bener belum pas?””, “Enak ga?” Kalo enak biasanya dia selalu melahap tanpa komentar, kalo ngga suamiku selalu memberikan komentar dan kritiknya kepadaku..

Dipagi hari saat malam aku suka telat tidur, selalu ku intip dia yang lagi siap-siap kekantor, kadang aku pura2 tidur, memperhatikan dia.. menunggu dia mecium pipiku dan bilang “i love you” sering juga aku tertidur pulas saat dia bersiap-siap kekantor, aku terjaga karena bisikan “i love you” dan “selamat pagi” di telinga ku, sambil mecium pipi dan keningku.. tak pernah dia lupa memberikan aku “i love you” kalau pun suamiku lupa, aku hukum dia mengucapkan i love you 10x hahaha.. 6 Hari sebelum kepergian nya, dia lupa mengucapkan “i love you” untukku, dia hanya menciumku dipipi, selama 6 hari sebelum kepergian nya itulah aku tidak merasakan firasat apapun.. dia hanya tersenyum tidak protes ataupun merasa bersalah.. suamiku hutang 60x “I love you” kulunasi hutangnya sebelum detik-detik terakhir aku bersama dia..

Selama hidupku bersama nya, aku tidak pernah dibuatnya menangis, Ngambek/Kesel kadang2 terjadi itu pun karena sifat dan pribadiku.. suka marah/kesal karena hal sepele, dia tidak pernah balik memarahi, membentak, ato emosi dihadapanku mungkin juga dihadapan setiap orang yang dia temui, dia selalu menunjukan pribadi yang tenang, selalu menyelesaikan masalah dan memikirkan dengan cermat solusinya (karena dia tidak pernah menganggap masalah itu adalah masalah karena pasti selalu ada solusinya.)

Dia tidak pernah sedih, dia tidak pernah mengeluh, dia sosok yang selalu mengajak orang tertawa, dan bahagia bersama-sama. Setiap cent rejeki yang dia dapatkan, selalu disyukuri, tidak pernah mengeluhkan kerja yang berat hasilnya pun sedikit. atau mengusahakan segala cara untuk menghasilkan banyak, Dalam kesusahannya pun dia masih sempat berbagi, dia rela mengeluarkan banyak uang untuk kesenangan duniawi.. membahagiakan orang-orang sekitar, mengusahakan hak orang lain.. atau apapun itu..

Dan masih banyak lagi kenangan2 tentang dirinya yang tak bisa diucapkan satu-persatu..

SONY DSC

Selama hidupnya bersama pun, tak satupun kekurangan yang aku keluhkan bersama dia, meskipun pernah itu pun untuk guyonan belaka.. honeyku paham betul itu.. apapun dimata orang lain itu masalah besar, menyakitkan, atau tidak mengenakkan bagi dirinya, atau bahkan menyakiti hatinya.. (biasanya dimata kita) . dimatanya hal2 tersebuat bukanlah masalah..

“Ah Ga masalah”
“Hatiku udah dicorning, gorilla glass”
“Semua itu tergantung amal dan perbuatan”
“Masalah itu Berkah, Musibah itu Anugrah”
“Tak perlu menunggu mati untuk Menikmati Surga, nikmatnya surga duniawi tiada tara”
“Rapopo, pengabdian demi moewardi tercintah~”

Tergantung diri masing2, semua hal yang dia lakukan selalu positiv untuk dirinya dan orang lain..

Sosok Sony, suamiku terlalu sempurna untukku, tapi aku beruntung sekali bertemu dengan nya waktu itu.. aku tidak menyalahkan takdir yang sudah terjadi, atau mencoba merubah masalalu dengan mesin waktu.. apapun yang sudah terjadi biarlah terjadi.. aku sangat berterimakasih dan bersyukur sekali, dalam hidupku bisa menemukan sosok lelaki se-sempurna dirimu suamiku..

Kukenang selalu sejuta masa indah bersamamu, akan terus aku lanjutkan perjuangan kita berdua, apa yang sudah kau dan aku impikan, biarlah waktu dan maut memisahkan kita, cintaku padamu akan selalu tulus meski engkau jauh disana.. Semangati aku, Awasi aku, Lindungilah aku, Ingatkanlah aku jika aku lupa akan ajaranmu.. Istirahatlah dengan tenang suamiku tercinta yang kusayang sepenuh jiwaku, semoga engkau diberikan tempat paling mulia di sisi-Nya bersama Almarhum Ayahku dan Ayahmu.. Tunggu aku ya sayang, semoga kita bertemu lagi di dimensi lain, dibagian dunia paralel lain dalam kehidupan.🙂

I love you honey, i miss you..

4 thoughts on “The Greatest Husband

  1. Mbak salam kenal dr batam,ini kisah nyata nya mbak ya…saya ampe nangis membacanya,ada kemiripan dengan kisah kehidupan saya,cuma saya berharap tidak mengalami akhir yang memilukan seperti yg mbak alami,tetap semangat mba menjalani hidup.semangat..semangat..semangat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s