Warung Makan Sate Kambing “Sor Waru”: Ohh Tensi-Ku..


Kalo Tekanan darah lagi rendah, Inget nya Kambing.. Teori dari mana ya? Masa iya? beneran ah? kok makannya kambing? hahahaha. Taunya sih dari ibuku, kebiasaan kalo di rumah ibuku pas tensi nya rendah minta dibelikan kambing, dan susu beruang.. padahal kambing itu kolesterol nya tinggi sekali.. Ibuku kurus begitu juga kolesterolan lho.. apa lagi buat suamiku yang leemuuu haha.. kalo aku ikut kebiasaan itu karena aku doyan sama kambing.. Kambing itu enak sih, kalo masak sendiri ga enak karena suka ribet ngilangin bau si daging kambing ini..

Kambing identik dengan kolesterol, tekanan darah dan bau amis khas kambing, tapi aku ga bakalan bahas soal kesehatan, khusus buat pecinta kuliner enaaakkk.. wajib coba tempat yang satu ini.. Solo itu terkenal dengan masakan dari kambing, entah di tengkleng, di tongseng, di gulai ato disate, semua nya enak, tergantung masing-masing ya terbiasa menyantap menu tersebut dimana, saya dan suami punya satu tempat buat menyantap hidangan specialis kambing.. Penyajiannya Cepat, Masakannya enak, dan yang paling kami suka itu adalah harganya yang murah..

Namanya, Warung Makan Sate Kambing “Sor Waru” Kenal tempat ini sejak 2008 lalu, sejak pertama saya menginjakan kaki di Solo, hingga sekarang Sor Waru masih menjadi tempat favorite kami berdua, pernah suatu hari mencoba menu hidangan kambing di warung A, namun ujung2 nya kami tetap saja doyan makan di Sor Waru.. Tempat makannya boleh biasa, tapi Rasa dan Harga Luar Biasa..

Sor Waru itu Satu Komplek dengan Warung makan lainnya, Sor Waru ga pernah sepi pengunjung apalagi weekend tiba, Menu yang di hidangkan pun banyak macem, kambing di sajikan dengan berbagai versi, Ada Tengkleng, Gulai Kambing, Tongseng Kambing, Sate Kambing biasa dan Sate Kambing versi Buntel, Semua hidangan ini menggunakan sate kambing muda, jadi dipastikan dagingnya empuk.. Kenapa disebut Warung Makan Sate Kambing, karena disini menu utamanya adalah Sate Kambing, tapi dari Sate Kambing itu bisa di bikin banyak macam Menu, Bisa minta di Sate, Satenya di tongseng, ato Satenya di Gulai..

Setiap minggu Sor Waru ga pernah sepi pengunjung, tiap kali datang kesini meja dan kursi pasti terisi penuh oleh pengunjung yang kebanyakan membawa keluarga mereka untuk sarapan atau santap siang.. Dan sering juga belum jam 2 Siang kami suka kehabisan duluan..

Tongseng Kambing

saya dan suami biasa memesan Tongseng Kambing, dan Sate Kambing Buntel. Dua menu ini adalah menu favorite kami, Aku suka sekali rasa dan aroma Tongseng kambingnya, saya sebenernya kurang suka dengan masakan jawa apalagi yang manis-manis terutama menggunakan kecap manis abal-abal, kalo pun ada masakan yang menggunakan kecap manis, saya juga suka pilih2, kadang kecap manisnya itu kalo menurutku punya aroma dan rasa yang aneh, jadi harus pilih2 hidangan yang dimasak dengan kecap manis bermerk.. seperti saya Suka Merk A, jadi harus masak Merk A trus, karena kalo masak pake Merk B ato makan makanan pake kecap C saya jadi ga selera makan :p

Disni beda, saya tau kalo Sor Waru pake Kecap Merk D, tapi saya tetep suka dengan aroma dan rasanya justru rasa kecap D nya itu ga kerasa jadi aman.. Daging kambing nya Empuk, Fresh dan ga perlu di masak terlalu lama karena daging muda.. sayurnya pun ga overcook alias kematengan, pas matangnya dan kriuk-kriuk .. kadang pengen nambah lagii.. tapii no no no..

Sate Kambing Buntel

Satu porsi Sate Kambing Buntel ada 2 Tusuk, Di bakar lalu di hidangkan dengan merica, irisan kubis dan tomat segar, saya suka satenya tapi tidak untuk kecap manisnya karena baru berasa kecap manis nya kurang sedap, untung saja mereka ga over kasih kecap manis, so i still enjoy my dishes.. Sate Buntel juga bisa request di tongseng loh.. Kadang kami juga memesan gulai kambing, dan biasa untuk dibawa pulang, disantap dirumah lebih enak, sambil nonton download-an film hehe

Satu Porsinya rata-rata cukup untuk dimakan sendiri atau berdua, kalo kurang ya silahkan nambah, selera boleh beda tapi resiko di tanggung sendiri yaa.. Kalo menurutku ya, Satu Porsinya itu sudah pas, karena makan kambing sendiri harus dibatasi, kalo ngga bisa-bisa berakhir di ruang IGD..

Soal Harga Sangatlah Murah, Karena kami ga pernah tanya soal harga per porsi tiap makan disni kami pulang dan langsung bayar, dan biasanya untuk 1 Porsi Tongseng Kambing , 1 Porsi Sate Kambing Buntel, 2 Gelas Esteh Manis dan 2 Piring Nasi kami menghabiskan 26K saja.. Muraaahh? Bangeeet?? Yess..
Pernah kami memesan yang sama, tapi minus 1 gelas teh manis, dan ternyata harganya sama.. Seperti nya menu yang dibayar adalah menu utamanya saja, pake nasi ato ngga pake minum ato ngga harganya tetep sama, Gratis kah?

Kalo mau ngikutin nafsu makan. sanking enaknya pengen nambah lagi,, tapi Maklum suami punya “Red Alert” sama kambing, jadi ga bisa sering-sering.. kami biasa kesini weekend, sebulan sekali ato dua minggu sekali, meski murah tetep waspada. kambing boleh enak, tapi kambing juga berpengaruh buat kesehatan.. apalagi suami pernah masuk IGD gara-gara overdosis kambing..

Buat yang ingin mencoba silahkan datang kemari, Lokasinya ada di Jalan Kapten Mulyadi Tepat di Simpang Tiga arah Pasar Gede, Selatan-nya Luwes. tepat di pinggir jalan menuju Bank indonesia.. (Google Maps Get Direction Here) Tempatnya memang biasa aja, Namanya juga warung makan.. tapi jangan salah, saya pernah liad yang pake Mercy pernah jajan disni (supir kali ya?) hahaha..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s