Pindah ke Solo


This time will be a long long Story..
Memang ga mudah kalo berhubungan jarak jauh apalagi yang baru pacaran seumur jagung. Bawaannya kangen trus.. akibatnya kerja jadi ga fokus. bawaan jadi sensitif.. tapi sebenernya jauh didalam lubuk hati, aku bahagia, aku mengambil resiko kedua kali nya untuk mempercayakan kehidupan ku kepada seorang pria, life is full of risk.. we dont know what will happend on the future right? Jadi dijalani aja.. kali emang harus terjadi lagi kisah menyedihkan waktu itu. Yowess..

LDR emang banyak cobaan nya, tapi sejak terakhir ketemu bulan maret tsb, rasa rindu nya jadi sangat dasyat.. tiap detik rasa nya pengen telpunan trus.. Pekerjaan ku sebagai operator warnet membuat ku ingin mengeksplorasi lagi dalam dunia kerja, sebut aja ga puas sama gaji yang segitu. belum lagi tekanan mental dari partner kerja yang ga mau di ajak kerjasama dan jujur.. kebetulan banget keluarga ku sudah percaya sama Sony, Sony menawarkan ku pekerjaan menjadi asisten dokter gigi, salah satu dokter nya moewardi..

perhitungan ku dulu paling tidak aku punya pengalaman baru dan siapa tau nanti bakal dapet kerja yang lebih enak lagi.. ajakn sony ga langsung aku terima, banyak faktor negatifnya, Sony yang masih terbilang pacar baru, belum 100% percaya kalo apa yang dikatakan sony benar, tapi aku yakin dengan penuh resiko yang bakal aku tanggung, dengan pertimbahan di solo ga ada keluarga, belum lagi perhitungan biaya hidup disana, Lingkungan baru, Perbedaan bahasa dan budaya itu yang jadi  masalah..
Sony dengan rayuan nya meyakinkan aku bahwa hidup di solo tidak semahal hidup di kota lain, di Solo ga bakal ada kata kelaparan, semua serba murah, kalo ga bisa bahasa jawa, cukup pake bahasa indonesia. aku ditawarkan pekerjaan yang benar-benar berbeda jauh dengan latar belakang ku..

Aku yakin 100% kalau sony pasti tidak bohong, masalahnya tinggal minta persetujuan orang tua.. ternyata tidak semudah yang di bayangkan.. aku beraniin diri buat bicara dan meminta izin. orang tua asalnya setuju-setuju saja meskipun ragu.. karena banyak keluarga kami juga yang merantau ke luarkota.. namun izin tersebut tidak mudah diberikan, karena ayah ku juga harus persetujuan dari saudara-saudara lain nya, meminta pendapat.. Namun sayang aku di tolak mentah-mentah.. rencana kepergianku ke solo Batal begitu saja karena tidak mengantongi izin dari orang tua..

——–

Keputusan Berat Tapi Harus dijalani

Tapi planning nya tidak berhenti begitu saja, orangtua sudah setuju, namun pihak ketiga lah yang membuat ayah ku ragu.. dengan 100% keyakinan, dan pengalaman kerja keras dan hidup keras, aku mengambil resiko sepenuh nya.. dengan katalain, kalo sampe terjadi apa-apa dengan ku, aku tidak akan merengek didepan orang tua ku.. lagian aku dah percaya sepenuh nya sama sony dia ga munkin  menelantarkan aku, apalagi menjual ku ke lelaki laen wahahhaah..

tanpa Ragu aku planning semua, mulai dari surat pengunduran diri ku dari warnet, dan uang tabuangan serta pesangonku untuk keberangkatan ke solo.. aku sebenernya ga minta duid buat berangkat kesana, karena aku tau kalo sampe ortuku mengizinkan itu artinya orangtua ku akan mengantarku ke Solo langsung.. jadinya kan repot. karena aku ini anak pertama dan perempuan, orang tua pasti takut kalo terjadi apa-apa sama anaknya.. orang tua ku setuju sampai baru2 ini ibu pernah cerita bahwa beliau sebernanya sudah menyiapkan dana buat kepergian ku ke SOLO dengan bekal di antar,.. tapi karena rencana berubah, aku mejalankan misi diam-diam pergi dari rumah..

Bukan maksud ku untuk durhaka, namun ini sudah menjadi keputusanku yang Bulat bulat sebulat bulatnya, aku akan menempuh sendiri semua resiko yang ada.. karena kalo tidak dicoba kita ga bakaln tau hasilnya.. keberangkatan ku ke solo secara diam-diam, sudah di tebak oleh orang tuaku. bekal pengalamanku mengantarkan sony pulang dengan naik BUS waktu itu, aku jadi ga ragu untuk beli tiket ke SOLO.. dengan bawa pakaian seadanya, karena ceritanya nih minggat, jadi bawa tas pergi biasa, dengan beberapa helai baju dan dalaman. ga lupa obat-obatan yang sudah tersedia didalam tas.. semua sudah siap. tinggal berangkat..

Sambil berdoa di perjalanan semoga ga terjadi apa-apa, karena itu pengalaman pertama jauh dari orang tua yang sebetulnya aku ga tahan jauh-jauh dari orang tua… pergi keluar kota ga tanggung-tanggung beda pulau.. dari sumatera ke jawa ujung.. hahaha.. sukurnya Perjalanan lancar, ga muntah apalagi demam di perjalanan. cuma ga tahan sama AC nya boowww.. dll deh.. dan setibanya di solo aku disambut cuaca dingin subuh hari khas solo. yang jauh dingin dengan palembang..

aku sudah di sambut oleh sony, dan  langsung menuju kos-kosan yang sudah di sediain..

——-

I Love my Parent so much

disni part yang mengharukan.. bagaimana dengan orang tuaku? ternyata orang tuaku sudah mengira kalo aku kesolo, karena sebelum nya mereka juga cemas takut kalo aku kenapa-kenapa, mereka mencariku dan sudah menebak kalo aku naek bus pahala kencana, meskipun sebelumnya ayah ku repot mencariku sampe ke pol pahala kencana Km 12.. im really sorry for that..

aku tidak takut kalau orang tua ku marah, dan ternyata benar, orang tuaku tidak marah, mereka sebelumnya juga sudah menelpon Sony, dan Sony jg bilang kalo aku ke Solo.. tapi aku merasa bersalah, tapi lega. kepergian ku ternyata benar-benar di restui.. hanya saja orang tua ku menyesalkan karena mereka tidak mengantarku secara baik. dan juga tidak memberikan bekal.. orang tua ku berpesan, baik-baik aku d solo, jaga nama baik orang tua.. dan berhematlah.. jgn lupa sholat. dan tunjukin kalau kamu bisa sukses disana ga seperti orang-orang takutkan.. Itulah Misi ku yang harus diselesaikan, aku harus bisa membanggakan orang tua, kalau aku juga bisa mandiri. dan membuktikan semua kalau aku juga bisa sukses.. dan tidak seperti orang-orang katakan..

hingga sekarang pun aku masih sedih dan terharu dengan kisah dulu.. tapi aku bahagia dengan hasilnya, kehidupan ku disolo sama seperti yang dijanjikan sony, aku bekerja dan menghasilkan uang sendiri. Makan enak. tapi dulu sempat homesick beberapa kali, karena cuaca yang dingin dan juga kangen orang tua hehe.. jalan-jalan kemana-mana, ini pengalaman fantastis, karena dulu-dulu sekali waktu masih SMP dan SMA, aku ga pernah di izinkan jalan-jalan keluar kota kalau sekolah ada acara studi banding ke luar kota.. haha.. ternyata aku bisa menikmatinya baru sekarang, ga tanggung-tanggung aku juga di ajak keliling jogja. keliling Solo sampe ga abis 1 tahun kenal kota solo..

Harga yang serba murah persis yang sony bicarakan, nasi kucing yang harganya cuma 2000 dan teh manis 1000 perak,  dijamin bikin orang ga kelaparan, beberapa bulan disana aku lagi keranjingan ayam bakar, karena di palembang ga pernah aku bisa menikmati ayam bakar, sampe saat musim flu burung, tetep aja aku makan ayam bakar.. bekal pengalaman ku di SOLO, aku ceritakan kepada kedua orang tua ku, aku pamerkan kemeraka kalo dsini tidak seperti orang-orang sana bilang, kalo makanan di solo ga enak, hidup yang mahal hampir sama seperti jakarta, notabene karena solo sama-sama pulau Jawa? Big No no.. lingkungan yang asri benar-benar bersih, di tengah kota maupun di pinggiran.. warga nya benar-benar menjaga kebersihan ditambah pengamen, preman, atau pun pengemis jarang banget terlihat di jalan raya dan lampu merah.. pohon gede dimana-mana, banyak Event diselenggarakan pemprov dan komunitas di Solo.. meskipun aja juga sisi negatif nya, namun banyak sekali sisi positifnya hidup di SOLO… aku 100% ga nyesal mengambil keputusan seperti ini.. yang kusesalkan hanya saja kenapa orang tua ku tidak mengantarkan dan kenapa aku harus pergi ke solo dengan cara seperti itu ;p

Dari hidupku yang membaik dan jauh lebih baik dari sebelumnya, aku berjanji ingin mengajak orang tuaku mampir ke solo, jalan-jalan dan makan sepuasnya di solo, keliling jogja dan membawa mereka ke Pantai. Syukurlah itu smua sudah terlaksana tepat sebelum ayah ku meninggal… jikalau aku ingat kembali kejadian lalu, apalagi saat bercerita ini, aku sering sedih dan menangis… karena aku yakin belum 100% membahagiakan ayahku hehehe.. yah kalo takdir sudah berkata lain ya.. yang penting beliau sudah tenang disana, sudah bisa membanggakan anak nya ke keluarga lain.. sudah mampu bercerita dengan mereka bahwa anaknya sudah bisa mandiri, dan punya ini itu sendiri tanpa nyusahin orang tua..

Sedikit banyaknya aku berterimakasih kepada Sony, kalo bukan karena dia yang menawarkan aku tinggal dan bekerja di Solo aku mungkin tidak akan menemukan jalan ku seperti sekarang, meskipun akhirnya aku ga lama kerja sebagai assiten, but aku sudah bisa menemukan jalan ku sendiri, dan mendapatkan gaji yang sesuai dengan pekerjaan baru ku sebagai seorang penjual baju second dan freelance designer amatiran.. yang terima order design kecil-kecilan dengan bekal ilmu otodidak yang sudah didalamin dari pertama tamat sekolah, hingga saat ini,  mungkin kalo aku tidak nekad waktu itu, aku pasti  masih jadi operator warnet IDOLA ahaha..

You can change your life, change it with everything you want to be, with hard work and effort you will get anything in result..
Hard way and failure it just an option, Do it without a doubt, without complaining. take all risk combine with your intelegency, behind a problem there must be a way to solve it.. and Enjoy your life like no one else deserve it except you..

2 thoughts on “Pindah ke Solo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s